Rabu, 01 Juni 2016

Bright Gas 5,5 Kg : Tabung Gas Minimalis untuk di Apartemen dan Rusun

Bright Gas 5,5 kg merupakan varian kemasan baru yang dikeluarkan oleh Pertamina.
Bright Gas 5,5 kg termasuk dalam kategori LPG Umum non subsidi.
Bright Gas 5,5 kg memiliki kandungan isi yang sama dengan LPG 12 kg, namun dilengkapi dengan fitur ekstra pengaman, desain bentuk dan ukuran tabung yang modern serta minimalis yang membuat berbeda dari LPG 12 kg.

Untuk kerja sama pengadaan untuk Apartemen maupun Rusun bisa menghubungi Dhani 0817- 650 - 6451.




Untuk kerja sama pengadaan bisa menghubungi Dhani (08176506451)

Rabu, 08 Juli 2015

Tabung Gas Elpiji

Mengetahui Kadaluwarsa Tabung Gas

Bahan bakar berbentuk gas atau lebih dikenal dengan sebutan elpiji (LPG - Liquified Petroleum Gas) yang diproduksi Pertamina terbuat dari propane dan butane. Gas ini tidak mempunyai warna dan bau sehingga bila terjadi kebocoran, tidak mudah diketahui. Untuk menghindari hal ini, Pertamina memberi bau yang khas.

Untuk mencegah kebocoran, tabung gas harus dalam kondisi baik. Setiap 5 tahun sekali, tabung gas tersebut harus melewati uji ulang dan dicat ulang untuk mencegah karat.

Untuk mengetahui kapan sebuah tabung harus melewati uji ulang atau sudah berusia 20 tahun sehingga tidak dapat digunakan lagi, maka setiap tabung diberi keterangan.
Ada 2 keterangan yang dicantumkan pada dinding tabung, yaitu keterangan yang dicetak (emboss) pada dinding tabung dan dicat pada dinding tabung.
Keterangan yang dicetak merupakan keterangan pembuatan tabung. Disitu juga tercantum berat kosong tabung.
Dari tanggal pembuatan tabung itu bisa dihitung, 20 tahun sejak tanggal yang tertera tersebut berarti tabung tidak boleh dipakai lagi.

Jumat, 16 Agustus 2013

Regulator LPG




Pigtail POL utk 50 kg


Sebaiknya masyarakat yang sudah menggunakan selang dan regulator elpiji berusia lebih dari satu tahun segera diganti.

Regulator LPG

Regulator gas adalah alat untuk mengatur dan mengendalikan tekanan kerja gas sehingga dapat memberikan besaran yang hendak dipakai. Pada regulator terdapat dua buah alat pengukur tekanan yang disebut manometer.
Dua buah manometer yang terdapat pada regolator berfungsi untuk:
1)      mengukur tekanan isi tabung gas (Inlet Regulator)
2)      mengukur output tekanan kerja (Outlet Regulator)

Regulator LPG ada 2 jenis yaitu :
1. Regulator Tekanan Tinggi : untuk oven besar, untuk kompor besar, atau untuk beberapa type water heater (pemanas air untuk mandi).
Ciri regulator Tekanan Tinggi : ada knop putar pegatur tekanan pada bagian atas membran regulator yang bisa mengatur besar kecilnya gas yang keluar.
2. Regulator Tekanan Rendah : dipakai untuk hampir semua jenis dan merk kompor gas yang di pakai ibu-ibu rumah tangga.

Regulator yang memiliki register SNI, yang murah maupun mahal, dasarnya baik dan bisa dipakai dengan aman.

Yang membedakan adalah ketahanannya, regulator itu tetap dalam kondisi baik ditentukan oleh kualitasnya dan penggunaannya.

Untuk pemakaian regulator yang harga 80ribu, tetapi jarang memasak atau mengganti tabung lpg, berhati-hati dan dengan lembut memperlakukan regulator itu dalam pemasangannya ke tabung, tentu regulator anda tidak akan cepat rusak dibandingkan pihak lain yang memakai regulator yang ratusan ribu tapi cara pemakaian kasar, tdk pernah dirawat dan full time untuk masak (resto, catering yang setiap hari harus ganti tabung).

Regulator SNI bertekanan rendah untuk kebutuhan rumah tangga biasanya sudah dirancang untuk menutup secara otomatis ketika ada kebocoran (ketika ada gas keluar dari regulator yang melebihi toleransi gas yang diperbolehkan keluar).

Yang perlu anda ketahui secara umum sistem otomatis regulator lpg dibuat dengan meletakkan sebuah butiran logam (yang ukurannya sdh disesuaikan) di ujung regulator (arah keluarnya gas).

Bila logam tersebut tidak bisa bergerak leluasa untuk menutup atau membuka karena ada kotoran bisa karena karat atau gumpalan debu atau minyak yang melekat di dalam ujung regulator tersebut, cara mengatasi adalah bersihkan kotoran tersebut atau tepuk tepuk ujung regulator agar sebutir logam itu kembali keposisi semula.

Jangan membuang butiran logam itu karena akan membuat regulator tidak otomatis lagi.

Maka regulator dengan kualitas baik akan mengurangi kemungkinan timbulnya problem tersebut, bisa dengan meningkatkan kualitas bahan dan rancangan regulatornya.

Tips memilih Regulator :

1. harga, kualitas bagus umumnya harganya tidak murahan

2. Beratnya, berat regulator menunjukkan kualitas bahan pembuatannya, dimana semakin berat semakin bagus. Tentu pertimbangkan juga ukuran regulatornya. Regulator yang dibuat dari bahan yang berkualitas tentunya tidak mudah aus dalam penguncian dan pemasangan.

3. Layanan purna jualnya. biasanya barang bagus punya garansi produk atau servis dan tidak mempersulit layanan bila ada komplain.

Senin, 22 Juli 2013

TANKI ELPIJI - BULK LPG PERTAMINA

Untuk kebutuhan Pengelola Mall, Hotel dan Resto besar, kami juga menyediakan LPG Tanki / Bulk LPG kapasitas minimal 3 ton.
Hubungi kami di 08176506451 / 08176506451.




Sabtu, 15 Juni 2013

Tabung Elpiji Premium Pertamina

Tabung Premium.
PT Pertamina (Persero) telah meluncurkan dua produk elpiji non subsidi baru yaitu elpiji ukuran 9 kilogram dan 14 Kg. Dua produk baru ini merupakan jenis yang 'premium' karena harganya lebih mahal, namun dengan jaminan pelayanan yang lebih optimal.
  http://images.detik.com/content/2010/08/30/461/Tabung-Elpiji1.jpg
Tabung elpiji ini memiliki dua katup pengamanan di bagian atas dan bawah.
 
sumber : http://finance.detik.com/readfoto/2010/08/30/160235/1431285/461/2/tabung-elpiji-premium-pertamina 

Minggu, 21 April 2013

Pertamina Tunda Kenaikan LPG 12 KG

sumber : http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/13/04/21/mlm0uj-pertamina-tunda-kenaikan-lpg-12-kg
Minggu, 21 April 2013, 21:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Rencana Pertamina (Persero) menaikkan LPG 12 kilogram mulai Senin (22/4) ditunda. Meski murni merupakan aksi korporasi, campur tangan pemerintah menjadi penyebab.

"Kami mendapatkan kabar pemerintah melalui menteri ESDM. Pemerintah meminta Pertamina umtuk menunda rencana perubahan sistem distribusi LPG 12 kg yang berdampak pada harga LPG 12 kg," kata Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Ali Mundakir kepada Republika di Jakarta, Ahad (21/4) malam.

Pertamina menunda kembali langkah ini sampai batas yang tak ditentukan. Padahal, ketika Pertamina melakukan langkah ini, perseroan dipastikan bisa menekan kerugian dari bisnis LPG 12 kg hingga Rp 400 miliar dari total Rp 5 triliun.

Sebelumnya, harga gas LPG Pertamina akan naik ke level agen sebesar Rp 12 hingga 20 ribu per tabung. Kenaikan terjadi karena perubahan pola distribusi di mana biaya pengisian dan biaya transportasi kini ditanggung agen, setelah selama ini dibebankan pada Pertamina.